Implementasi Kurikulum Merdeka Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)SMPN 1 Subang Sebagai Sekolah Penggerak Mandiri Berubah

Kurikulum Merdeka  memberikan porsi yang besar dalam proses pembelajaran. Nilai yang diberikan kepada siswa lebih banyak memperhatikan proses siswa dalam menjalankan pembelajaran melalui asesmen diagnostik,  formatif dan sumatif. Konsep ini selaras dengan pemikiran Ki Hadjar mengenai pendidikan yang bermakna menuntun segala kekuatan kodrat pada anak-anak agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan serta menggapai kebahagiaan setinggi-tingginya. Proses dalam kurikulum merdeka lebih bermakna dan fleksibel sesuai keinginan dan potensi yang dimiliki siswa dengan cara ini maka siswa mengembangkan dirinya sesuai dengan kodrat tentu rasa senang yang ada pada siswa akan menciptakan aksi kreatifitas memunculkan inovasi – inovasi baru. Pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa maka pendidik akan melakukan deferensiasi dari segi konten, proses dan produk menyesuaikan dengan karakteristik siswa, deferensiasi pembelajaran menjadikan pembelajaran akan mengena pada seluruh siswa ini tentu akan memberikan hasil yang lebih baik karena semua siswa merasa terfasilitasi untuk berkembang sesuai dengan kodratnya.

P5 merupakan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang kegiatan kokurikuler berbasis projek yang dirancang untuk menguatkan upaya pencapaian kompetensi dan karakter sesuai profil pelajar Pancasila yang disusun berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan. 

Pelaksanaan P5 tentu juga dilakukan lebih fleksibel, dari segi muatan, kegiatan, dan waktu pelaksanaan. Contoh Tema P5 diantaranya materi Bhinneka Tunggal Ika, Bangunlah Jiwa dan Raganya, Suara Demokrasi dan banyak lagi.

Adapun karakteristik P5 yaitu :

  1. Kegiatan kokurikuler berbasis projek

  2. Dirancang untuk menguatkan upaya pencapaian kompetensi dan karakter sesuai dengan profil pelajar Pancasila.

  3. Pelaksanaanya dilakukan secara fleksibel, dari segi muatan, kegiatan, dan waktu pelaksanaan.

  4. Dirancang terpisah dari intrakurikuler (Tujuan, muatan, dan kagiatan pembelajaran projek profil tidak harus dikaitkan dengan tujuan dan materi pelajaran intrakurikuler)

  5. Satuan pendidikan dapat melibatkan masyarakat dan/atau dunia kerja untuk merancang dan menyelenggarakan projek penguatan profil pelajar Pancasila.

Dalam acara yang berjudul Implementasi Kurikulum Merdeka Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dengan Tema; Kearifan Lokal dan Topik; Mencintai Ragam Tradisi Budaya Sunda, yang berlangsung pada hari kamis 28 Juli 2022 yang di koodirnatori oleh Ibu Fera Maulidya Sukarno, M.Pd. selaku koordinator P5 pemaparan P5 dan inkuiri investigasi. Acara di awali dengan Pembukaan dari Kepala Sekolah SMPN 1 Subang Bapak Aba Bachra, M.Pd., dilanjutan dengan sambutan dari sekertaris Dinas Pendidikan Kabupaten Subang Bapak  Dr. H. Aep Saepudin, M.Pd., setelah itu ada penyampaian materi dari Budayawan Kabupaten Subang Ibu Risnawati, M.Pd., dan Ibu Yuli Rachmawati, S.Pd. memaparkan isu budaya Daerah Khususnya Budaya dan Bahasa Sunda.

Tags:
Share:
Avatar
We'll never share your email with anyone else.
Basara's Avatar'

Basara

14 Oktober 2022 02:42
Fuck